▴ ▴ - Gandeng Rumah BUMN Telkom Kutoarjo, Mahasiswa KKN UNS Bantu UMKM Desa Plipiran Perkuat Branding dan Marketplace
- Peresmian Jembatan Garuda di Desa Brondong
- Upacara Penutupan TMMD Reg-129 Tahun 2026
- Seleksi Pengisian Kekosongan Perangkat Desa
- Donor Darah Kecamatan Bruno
- Monitoring dan Evaluasi DD Triwulan I Tahun 2026 di Desa Pakisarum
- Senam Bersama memperingati HUT ke-81 RI Tahun 2026
- Gerakan Jumialh Arsip ( Jum\'at Memilah ) Arsip
- Desk Indeks Desa se-Kecamatan Bruno
- Sosialisasi Pengisian Kekosongan Perangkat Desa di Desa Giyombong
Gandeng Rumah BUMN Telkom Kutoarjo, Mahasiswa KKN UNS Bantu UMKM Desa Plipiran Perkuat Branding dan Marketplace
Berita Terkait
- Peresmian Jembatan Garuda di Desa Brondong0
- Upacara Penutupan TMMD Reg-129 Tahun 20260
- Seleksi Pengisian Kekosongan Perangkat Desa 0
- Donor Darah Kecamatan Bruno0
- Monitoring dan Evaluasi DD Triwulan I Tahun 2026 di Desa Pakisarum0
- Senam Bersama memperingati HUT ke-81 RI Tahun 20260
- Gerakan Jumialh Arsip ( Jum\'at Memilah ) Arsip0
- Desk Indeks Desa se-Kecamatan Bruno0
- Sosialisasi Pengisian Kekosongan Perangkat Desa di Desa Giyombong0
- Monitoring dan Evaluasi DD Triwulan I Tahun 2026 di Desa Karanggedang0
Berita Populer
- Sambutan Camat Bruno di acara pembentukan panitia pemilihan Kepala Desa Cepedak
- SELEKSI KEPALA DUSUN (KADUS ) 1 DESA BRUNOREJO
- Ziarah Makam Kyai Abdullah Karang Malang Pangeran Kajoran Sebagai Pembukaan Bruno Kontes
- Sambutan Camat Bruno dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Puspo
- Wisata Curug Muncar
- Peringatan Hari Bapak Pandu Dunia
- Pembinaan Dukun beranak Oleh Puskesmas Bruno
- Lepas Sambut Camat, Sekretaris Camat , Kasi Tarntib Kecamatan Bruno
- Sambutan Camat Bruno Pada Pemilihan Kepala Desa
- Persiapan Kegiatan Pasar Malam

Purworejo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 212 menggelar sosialisasi dan pendampingan penguatan branding produk serta pemasaran melalui marketplace bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Plipiran, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Senin (3/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan SDN Plipiran tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Rumah BUMN Telkom Kutoarjo. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM setempat dan ibu-ibu PKK. Beberapa UMKM desa Plipiran menjadi peserta utama dalam rangkaian pendampingan yang diberikan
Kegiatan ini merupakan gabungan dari tiga program kerja Kelompok KKN 212 yang saling berkaitan dalam mendukung pengembangan UMKM Desa Plipiran. Ketiga program tersebut meliputi Peningkatan Daya Tarik Produk UMKM Desa Plipiran melalui Penguatan Branding, Label, dan Kemasan Produk; Pembuatan Foto Katalog Produk sebagai Media Promosi dan Branding UMKM Desa Plipiran Pelatihan; dan Pendampingan Pemasaran Produk UMKM melalui Marketplace untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal Desa Plipiran. Rangkaian program tersebut dirancang untuk membantu UMKM Desa Plipiran mrmprtkuat identitas dan memperluas jangkauan pasar.
Desa Plipiran memiliki sejumlah UMKM dengan produk unggulan berupa olahan pangan lokal yang berpotensi untuk dikembangkan. Namun, sebagian besar produk tersebut masih dikemas secara sederhana. Pemasaran produk juga masih mengandalkan warung di lingkungan sekitar desa. Melihat kondisi tersebut, Kelompok KKN 212 menginisiasi program penguatan branding dan pemasaran dengan menghadirkan narasumber dari Rumah BUMN Telkom Kutoarjo yang merupakan bagian dari program Rumah Kreatif BUMN yang berfokus pada pembinaan pelaku usaha mikro dan kecil. Melalui kolaborasi ini, para pelaku UMKM mendapatkan materi untuk pengembangan identitas produk hingga pemasaran melalui marketplace.
Pada sesi materi Penguatan Branding, Label, dan Kemasan Produk, narasumber memaparkan konsep dasar branding serta pentingnya membangun identitas visual yang konsisten pada kemasan dan label. Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai legalitas usaha, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Legalitas dan kemasan yang layak jual menjadi bagian penting dalam mempersiapkan produk UMKM untuk memperluas akses pasar
“Kemasan yang layak jual itu bukan cuma soal tampilan, tapi juga jadi salah satu syarat kalau produk UMKM mau masuk ke toko-toko ritel,” demikian inti materi yang disampaikan narasumber dalam sesi tersebut. Penjelasan tersebut mendapat perhatian dari peserta karena berkaitan langsung dengan peluang pengembangan pasar produk UMKM Desa Plipiran. Peserta aktif berdiskusi mengenai legalitas, kemasan dan strategi pemasaran. Selain memperoleh materi, peserta juga diperkenalkan pada hasil rancangan ulang atau rebranding label dan kemasan yang telah disiapkan oleh tim KKN 212 untuk beberapa UMKM Desa Plipiran. Melalui pemaparan tersebut, peserta dapat melihat secara langsung contoh penerapan identitas visual pada produk UMKM.
Sebagai bagian dari program Pembuatan Foto Katalog Produk, UMKM terpilih juga mendapatkan fasilitas foto produk menggunakan kemasan hasil rebranding. Foto tersebut dibuat sebagai katalog visual yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan promosi. Hasil foto katalog diharapkan dapat digunakan oleh pelaku UMKM dalam memperkenalkan produknya kepada calon konsumen
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan program Pelatihan dan Pendampingan Pemasaran Produk UMKM melalui Marketplace. Pada sesi ini, tim KKN memberikan pemaparan mengenai cara membuat akun toko daring, salah satunya melalui Shopee. Materi mencakup pengisian profil usaha, pengunggahan foto produk, penulisan deskripsi produk, hingga pemanfaatan fitur-fitur marketplace untuk mendukung kegiatan penjualan. Materi pelatihan juga dilengkapi dengan modul sebagai panduan yang dapat dipelajari kembali oleh peserta setelah kegiatan berlangsung. Program ini diharapkan dapat membuka peluang para UMKM Desa Plipiran untuk memperluas pemasarannya melalui marketplace.
Kepala Dusun Krajan, Rina, yang juga merupakan salah satu pelaku UMKM di Desa Plipiran, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut. “Alhamdulillah atas kerja samanya dan support-nya, terutama untuk kegiatan UMKM-nya, jadi tambahan wawasan buat UMKM di sini. Saya termasuk salah satu UMKM, mengucapkan terima kasih,” ujarnya. Menurut Rina, kegiatan sosialisasi yang melibatkan Rumah BUMN Telkom Kutoarjo berjalan dengan baik. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan UMKM di Desa Plipiran. “Sangat bagus, kemudian kami juga akan berkoordinasi lebih lanjut lagi dengan Rumah BUMN agar bisa mengembangkan lagi Desa Plipiran lebih baik dan maju,” katanya. Rina berharap pengembangan UMKM di Desa Plipiran dapat terus dilakukan walaupun kegiatan KKN berakhir.
Melalui ketiga program tersebut, Kelompok KKN 212 berharap manfaat kegiatan tidak berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi dapat dilanjutkan hingga tahap implementasi oleh masyarakat. Penerapan branding, penggunaan kemasan yang lebih layak, pemanfaatan foto katalog, serta pemasaran melalui marketplace diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN UNS periode Juli–Agustus 2026 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Moh. Salimi, M.Pd





.jpg)

