▴ ▴ - WORKSHOP PENGEMBANGAN UMKM DESA BRONDONG MELALUI REBRANDING, DIGITALISASI, LEGALITAS, DAN PENCATATAN KEUANGAN
- Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026
- Pelantikan Ketua dan Anggota BPD se-Kecamatan Bruno
- Rapat Pembinaan Administrasi PKK Desa
- Rapat Pembubaran Panitia HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026
- Seleksi Pengisian Kekosongan Perangkat Desa Giyombong
- Musyawarah Desa Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2026
- Pembukaan Karnaval Desa Puspo
- Pagelaran Wayang Kulit Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Pengambilan Sumpah Jabatan Kaur TU dan Umum Desa Brunosari
WORKSHOP PENGEMBANGAN UMKM DESA BRONDONG MELALUI REBRANDING, DIGITALISASI, LEGALITAS, DAN PENCATATAN KEUANGAN
Berita Terkait
- Estafet Tunas Kelapa Tahun 20260
- Pelantikan Ketua dan Anggota BPD se-Kecamatan Bruno0
- Rapat Pembinaan Administrasi PKK Desa 0
- Rapat Pembubaran Panitia HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 20260
- Seleksi Pengisian Kekosongan Perangkat Desa Giyombong0
- Musyawarah Desa Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 20260
- Pembukaan Karnaval Desa Puspo0
- Pagelaran Wayang Kulit Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI0
- Pengambilan Sumpah Jabatan Kaur TU dan Umum Desa Brunosari0
- Paralayang dalam Rangka HUT RI Ke-81 dan HUT Ke-5 Paralayang Kabupaten Purworejo0
Berita Populer
- Sambutan Camat Bruno di acara pembentukan panitia pemilihan Kepala Desa Cepedak
- SELEKSI KEPALA DUSUN (KADUS ) 1 DESA BRUNOREJO
- Ziarah Makam Kyai Abdullah Karang Malang Pangeran Kajoran Sebagai Pembukaan Bruno Kontes
- Sambutan Camat Bruno dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Puspo
- Wisata Curug Muncar
- Peringatan Hari Bapak Pandu Dunia
- Pembinaan Dukun beranak Oleh Puskesmas Bruno
- Sambutan Camat Bruno Pada Pemilihan Kepala Desa
- Lepas Sambut Camat, Sekretaris Camat , Kasi Tarntib Kecamatan Bruno
- Persiapan Kegiatan Pasar Malam

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat Desa Brondong. Namun, dalam perkembangannya, masih terdapat pelaku UMKM yang menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pengembangan identitas produk, pemanfaatan teknologi digital, legalitas usaha, serta pencatatan keuangan yang terstruktur. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendampingan dan pemberian pemahaman kepada pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usahanya secara lebih adaptif dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk respons terhadap permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 210 Universitas Sebelas Maret (UNS) menginisiasi program kerja pengembangan UMKM yang meliputi strategi rebranding pada UMKM produk kreatif Desa Brondong, digitalisasi UMKM dan peluang digital, serta sosialisasi pentingnya legalitas usaha dan pencatatan keuangan digital UMKM. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Kegiatan strategi rebranding pada UMKM produk kreatif Desa Brondong dilaksanakan secara bertahap di lima dusun. Kegiatan pertama dilaksanakan pada 26 Juli di Dusun Sudatan, kemudian pada 28 Juli di Dusun Sligen, pada 30 Juli Dusun Brondong Kidul. Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan pada 2 Agustus di Dusun Cuwit, dan rangkaian kegiatan terakhir dilaksanakan pada 4 Agustus di Dusun Krajan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya membangun identitas produk yang menarik dan sesuai dengan perkembangan pasar. Materi yang diberikan mencakup strategi rebranding, pengembangan identitas produk, pengemasan, serta pemanfaatan media digital untuk meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk UMKM.
Selain rebranding, kegiatan juga membahas digitalisasi UMKM dan peluang digital sebagai upaya mendorong pelaku usaha memanfaatkan perkembangan teknologi dalam kegiatan usahanya. Pelaku UMKM diperkenalkan pada berbagai peluang digital yang dapat digunakan untuk mendukung pemasaran, memperluas jangkauan konsumen, serta meningkatkan eksistensi produk di tengah perkembangan ekonomi digital.
Rangkaian kegiatan kemudian dilengkapi dengan sosialisasi pentingnya legalitas usaha dan pencatatan keuangan digital UMKM. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas dalam menjalankan usaha sekaligus memberikan pemahaman mengenai pencatatan keuangan secara digital agar pemasukan dan pengeluaran usaha dapat dikelola secara lebih tertib, sederhana, dan terstruktur.
Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, tim KKN melanjutkan program dengan memberikan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM sesuai dengan kebutuhan dan kendala yang dihadapi. Pendampingan tersebut mencakup pendaftaran QRIS, pembuatan titik lokasi usaha di Google Maps, pendaftaran akun e-commerce, pembuatan logo usaha, serta berbagai kebutuhan lain yang mendukung pengembangan dan digitalisasi UMKM.
Rangkaian program kerja tersebut menjadi bentuk pembelajaran langsung bagi mahasiswa KKN Kelompok 210 sekaligus upaya memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan UMKM di Desa Brondong. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usaha mereka.
Pelaksanaan program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kemandirian pelaku UMKM Desa Brondong dalam menghadapi perkembangan ekonomi dan teknologi. Penguatan aspek rebranding, digitalisasi, legalitas, dan pencatatan keuangan menjadi langkah penting dalam menciptakan UMKM yang lebih adaptif, tertata, memiliki daya saing, serta mampu berkembang secara berkelanjutan.





.jpg)

